Disaat jalanmu mulai berliku
Tatkala semua genderang berderap memacu
Akankah engkau rapuh dan membisu
Mungkinkah engkau tak lagi menjaga lilin penerang jalanmu
Dan kini semua menjadi nyata
Dan kini semua bergerak memaksa
Anak yg menangis,meronta dalam dekap ibunya
Burung yg semakin tinggi terbang di angkasa
Mereka yg jatuh berselimut kayu dalam gelap
Mereka yg terbungkam hingga terlupa oleh waktu
Yg menyisakan ribuan kata dan jutaan air dari kerabatnya
Memberikan hikmah yg dapat kita petik dari angin yg sebarkan cerita tentang mereka
Angkatlah dagumu,pandang kedepan menyambut kemengan di pulau seberang tempat nelayan mencari ikan
Pekikan teriakan perjuangan sebelum kau tertawa di dalam pesta
Berlarilah sebelum kakimu berhenti dalam langkah bintang yg tak terjangkau tangan
Dan bukalah kedua matamu sebelum matahari terbenam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar