Minggu, 30 Oktober 2011

Melodi hati untuk negeri

air jatuh tetes demi tetes
membuka mata yg tertidurkan
bersama surya yg berkilauan
sang angin kembali berlari riang

semua terlihat biasa
dan tak ada yg menyadari beda
negeriku ini banyak berubah
dan tak ada yang peduli akan itu semua

dahulu orang bekerja dengan tawa
kini mereka hanya musisi di jalan raya
dahulu ada guru yang bicara
sekarang anak ingusan pun berteriak
dahulu semua bermimpi tinggi
semua ingin membangun negeri
kini mereka mulai pergi
hanya pikirkan ekonomi

aku duduk
menatap dunia
semua sorak gembira
tapi ibu pertiwi ku tak tahu air matanya
yg aku lihat hanya elusan di dada

meski gerilya telah reda
meski api tak lagi berkobar
tapi tak berarti semua padam
bangkitlah dan berjuang
bangunlah jiwa dan raganya
bangunlah semua seperti sedia kala
bermimpilah para pemuda
bangunlah dari putus asa
kalianlah para laskar terdepan
kalianlah garuda yang diharapkan
dunia menanti kita
demi masa depan indah bagi Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar